Senin, 25 Februari 2013

Berjualan makanan dibulan puasa


Berjualan makanan dibulan puasa oleh Siroj Munir

Pertanyaan :
Assalamu'alaikum Wr.Wb.. Sory, kalau barangkali sudah pernah di bahas gimana hukumnya kalau seorang
muslim berjualan mkanan dan minuman di siang hari dibulan romadlon?
mohon penjelasan dari sobat-sobat FK atas perhatiannya,makasih.. Wassalam
( Dari : Heri Istiawan dan Najieb Syarif )

Jawaban :
Hukum menjual makanan dan minuman disiang hari bulan romadhon ditafsil sebagai berikut :

1. Diperbolehkan menjual makanan kepada orang yang belum wajib puasa,sedang berhalangan untuk berpuasa atau diberi keringanan untuk tidak berpuasa, seperti anak kecil, wanita yang sedang haidh dan orang yang sedang sakit. Begitu juga diperbolehkan jika makanan tersebut akan dikonsumsi saat sudah tidak berpuasa, seperti untuk hidangan
berbuka puasa atau untuk makan sahur.

2. Diharamkan menjual makanan kepada orang yang diwajibkan menjalankan puasa jika ia tahu atau menyangka (dzon)  bahwa makanan tersebut akan dikonsumsi pada siang hari karena hal ini dianggap membantu kemaksiatan. Adapun jika ia tidak tahu apakah makanan tersebut akan dikonsumsi pada siang hari atau tidak, maka hukumnya makruh dan lebih baik untuk tidak menjual makanan kepada orang tersebut.Karena itulah beberapa ulama' mengeluarkan fatwa untuk menutup tempat-tempat penjualan makanan dan minuman selama bulan puasa.
Begitu pula dilarang menjual makanan kepada orang kafir disiang hari pada bulan romadhon, meskipun ia tidak
puasa, sebab menurut pendapat yang rojih ( unggul ) orang kafir juga dikhitobi ( diharuskan ) menjalankan
hukum-hukum islam, meskipun kita tidak diperkenankan melarang orang kafir untuk makan dan minum disiang
hari pada bulan romadhon.
Namun, meskipun dihukumi haram atau makruh, akad jual belinya tetap sah.
( Oleh : Muhammad Natsir, Mazz Rofii,
Kang Ud dan Siroj Munir )

Referensi :
1. Fatawi Asy Syabakah Al Islamiyah, Fatwa no.2097 dan 37319
2. Al Mausu
ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, Juz : 9 Hal : 211-212
3. Hasyiyah Asy Syarwani, Juz : 4 Hal : 317
4. I
anatut Tholibin, Juz : 3 Hal : 30
5. Fathul Wahab, Juz : 1 Hal : 197
6. Nihayatul Muhtaj, Juz : 5 Hal : 543
7. Hasyiyah Al Jamal, Juz : 5 Hal : 226


Oleh : Solihin Gubes
Kaum Sarungan, 30 Juli 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar