Rabu, 29 Mei 2013

Inilah Sebabnya Mengapa Jika Terkena Liur Anjing Harus Dibasuh Dengan Tanah

Ternyata hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan jika
Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan
semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah. Air liur anjing mengandung
virus berbentuk pita cair.

Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah. Perhatikan kata Rosulullah berikut :

Dari Abu Hurairah Rhadyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam bersabda, Sucinya wadah
seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah satunya dengan menggunakan tanah. Dari Abu Hurairah Rhadyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam bersabda, Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali. (HR. Muslim)

Bahaya Liur Anjing Air liur anjing dari jenis apapun berbahaya bagi manusia. Persatuan Dokter Kesehatan Anak di Munich-Jerman, mengungkapkan bahwa air liur anjing mengandung berbagai kuman penyebab penyakit. Bakteri tersebut dapat masuk dan menyerang organ dalam manusia melalui system terbuka.
Resiko tertular penyakit kian besar apabila terkena gigitan anjing.

Siapa yang menjadikan anjing –kecuali anjing penjaga ternak, atau anjing pemburu, atau anjing penjaga tanaman- niscaya berkuranglah satu qirath pahalanya setiap hari Bahaya anjing tidak hanya pada liurnya saja. Menurut peneliti dari Universitas Munich, menyatakan bahwa memelihara anjing meningkatkan resiko kanker payudara. Peluang dan resiko mengidap kanker oleh karena memelihara anjing jauh lebih
besar dibanding memelihara piaraan lain seperti kucing dan kelinci. Sebanyak 79,7 % penderita kanker payudara ternyata sering bercanda dengan anjing, diantaranya dengan memeluk, mencium, menggendong, memandikan, dan semua aktivitas perawatan anjing. Hanya 4,4 % pasien yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Mengapa Harus Dibersihkan Dengan Tanah

Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman. Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut
di dalam kandungan tanahnya.

Menurut Muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan
bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di
dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi
kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.

Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di
dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.

Dr. Al Isma’lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat
mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

Fakta Tentang Anjing Yang Tak Banyak Diketahui.

dr. Ian Royt menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya, seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang, tiga di antaranya dapat matang yang cukup dengan menempelkannya pada kulit. Sel-sel telur ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 mm. Data statistic di Amerika menunjukan bahwa terdapat 10 ribu orang yang
terkena virus ulat tersebut, kebanyakan adalah anak-anak. Secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak
dalam ususnya. Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing.
Biasanya penyakit ini berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk
pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya. Ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia yaitu paru-paru. Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam lainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh
dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun.

SUBHANALLAH….lebih dari 1400 tahun yang lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassalam telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya, dan telah memerintahkan untuk membasuhnya (jika terkena) dengan tujuh kali siraman yang salah satunya menggunakan tanah.

Penelitian Ir. Soekarno Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki menjelaskan bahwa kajian ilmuan membuktikan bahawa, air liur anjing mengandung mikrobakteria sehingga jika objek yang terkena air liur anjing dicuci dengan sabun, maka tidak menjamin bersih dari mikrobakteria tersebut. Untuk mematikan kuman tersebut, harus dengan cara ditaburi tanah atau debu yang dicampur dengan air. Cara ini terbukti berkesan berdasarkan kajian dan uni kaji makmal yang di masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam tidak ada.

Suatu ketika, bekas Presiden Repulik Indonesia, Soekarno, pernah mengatakan bahwa pada zaman sekarang kita tidak perlu lagi menyamak, atau membasuh tujuh kali yang diantaranya dicampur dengan debu apabila terkena najis kelas berat. Cukup menggunakan sabun. Pendapatnya ditentang oleh para ulama Indonesia pada waktu itu. Para ulama tersebut meminta Presiden untuk melakukan eksperimen
membuktikan mana yang lebih relevan; penggunaan sabun atau dengan debu. Maka dilakukanlah eksperimen dengan sampel dua benda yang telah dijilat oleh anjing. Satu di antara dicuci menggunakan sabun, dan yang satu lagi dibersihkan dengan debu. Hasil dari pengamatan mikroskop didapati bahwa,
benda yang dibasuh dengan menggunakan sabun masih terlihat kuman dari hasil jilatan anjing. Sebaliknya, benda yang dibersihkan dengan debu sangat bersih dan terbebas dari kuman.

Dicopas dari berbagai sumber

SUDAH JELAS ISLAM MEMANG AGAMA YANG PALING SEMPURNA DI DUNIA !!

Oleh : Solihin Gubes
Kaum Sarungan, 25 September 2012

Yang Penting Justru Adab


"Yang terpenting bukannya tercapainya apa yang engkau cari, tetapi yang penting adalah engkau dilimpahi rizki adab yang baik"

Dalam ajaran thariqat Sufi, adalah yang terpenting bukannya tercapainya apa yang engkau cari, tetapi yang penting adalah engkau dilimpahi rizki adab yang baik terwujudnya apa yang diinginkan (sukses), tetapi lebih penting dari itu semua kita dikaruniai adab yang bagus. Baik adab dengan Allah, adab dengan Rasulullah saw, adab dengan para Syeikh, para Ulama, adab dengan sahabat, keluarga, anak dan isteri, dan adan dengan sesama makhluk Allah Ta'ala.

Apa yang ada di sisi Allah swt, tidak bisa diraih dengan berbagai upaya sebab akibat, namun kita harus
mewujudkan adab yang baik di hadapanNya, karena dengan adab itulah ubudiyah akan terwujud.

Allah swt, berfirman: "Agar Allah menguji mereka, manakah diantara mereka yang terbaik amalnya." (Al-
Kahfi: 7),

Allah tidak menyebutkan bahwa yang terbaik itu adalah yang terbanyak suksesnya, juga bukan yang terbaik adalah raihan besarnya.

Rasulullah saw, bersabda: "Taqwalah kepada Allah dimana pun engkau berada, dan ikutilah keburukan itu dengan kebajikan, sehingga keburukan terhapus. Dan bergaullah dengan sesama manusia dengan akhlak yang baik." (Hr. Imam Ahmad, dan At-Tirmidzy).

Seluruh proses adab itu adalah menuju keserasian dengan sifat-sifatNya, dan inilah yang disebutkan selanjutnya oleh Ibnu Athaillah:

"Tak ada yang lebih penting untuk anda cari disbanding rasa terdesak, dan tidak ada yang lebih
mempercepat anugerah padamu ketimbang rasa hina dan rasa faqir padaNya."

Sikap terdesak, hina, fakir, itulah yang membuat anda terus kembali kepada Allah swt tanpa sedikit pun
faktor yang menyebabkan rasa tersebut muncul. Dan sebaik-baik waktu tentu saja, sebagaimana
disebutkan oleh Ibnu Atyhaillah dalam Al-Hikam pula adalah waktu dimana anda menyaksikan sifat
butuh anda kepada Allah, dan dikembalikan pada wujud hinamu di hadapanNya.

Para sufi sering bersyair:
Adab sang hamba adalah rasa hinanya
Sang hamba tak pernah meninggalkan adab
Sang hamba jika sempurna rasa hinanya
Sang hamba meraih cinta dan kedekatannya.

Hajat manusia bertingkat-tingkat, Ada hajat dunianya, ada hajat akhiratnya, ada hajat meraih anugerahNya, ada hajat hanya kepada Allah swt, saja. Tentu hajat tertinggi adalah menuju dan wushul kepada Allah Ta'ala, dan itu semua harus diraih dengan rasa butuh yang sangat, rasa hina dan fakir Kepada Allah ta'ala.

Pernah dikatakan kepada Abu Yazid, "Pekerjaanmu senantiasa dipenuhi dengan rasa bakti, bila engkau
menghendakiKu maka engkau harus datang dengan rasa hina dan butuh."

Diantara makna berguna dari rasa butuh itu adalah:

1) Rasa berpaling dari makhluk Allah Ta'ala secara total,

2) Menghadap Allah dengan total pula,

3) Sang hamba berhenti di batasNya tanpa membuat pengakuan sedikit pun.
Tiga hal yang merupakan jumlah kebajikan dan kesempurnaan.

Oleh : Solihin Gubes
Kaum Sarungan, 26 September 2012

Selasa, 28 Mei 2013

Imam Syafi'i tidak memakai Hadits munqathi', terkecuali munqathi' dari Said bin Musayyab.

Pertanyaan Oleh : Gogon Taqlidterarah

Imam Syafi'i tidak memakai Hadits munqathi', terkecuali munqathi' dari Said bin Musayyab.
Ada yang tau tidak ya'? Kenapa begitu?

Jawab :

Ada Hadits MUNQHOTI' dan MAQTHU'

Hadits Maqthu' artinya Terpotong atau terputus, Sebagaimana dalam ilmu hadist adalah Hadits yang disandarkan kepada Tabi'in, Hadits ini ada yang shohih, hasan dan dhoif.
Meskipun shohih hadits Maqthu' itu tidak bisa dijadikan hujjah atau dalil, sebab/karena bukan perkataan, perbuatan atau taqrir Nabi melainkan Tabi'in.

Sedangkan Munqhoti' artinya terpotong2 atau terputus2 dalam istilah hadits yang dipertengahan sanadnya gugur seorang perawinya atau lebih, tapi tidak berturut-turut, hadits ini tergolong hadits dhoif. (Ilham Sandy Firtha)

kalau tidak salah ingat karena yang dibuang oleh beliau adalah mertuanya. (Sisa Daweut Gata)

Dalam menerangkan dasar-dasar madzhab beliau Imam Syafi'i berkata:

Artinya:''Yang menjadi pokok adalah Qur'an dan Sunnah. Kalau tidak ada dalam Qur'an dan Sunnah barulah Qiyas kepada keduanya. Kalau sebuah hadits dari Rasulullah sudah sahih sanadnya maka itulah Sunnah. Ijma' lebih besar dari kabar orang seorang. Hadits-hadits itu diartikan menurut zhahir lafazhnya, tetapi kalau artinya banyak maka yang dekat kepada yang zhahir itulah yang pantas. Kalau bersamaan banyak hadits, maka yang paling sahih sanadnya itulah yang didahulukan. Hadits Munqathi'(yang tidak sampai sanadnya kepada Rasulullah) tidak diterima, kecuali munqathi yang dikatakan oleh Sahabat Said Ibnul Musaiyab. ''Asal'' tidak diqiyaskan kepada ''asal''. Asal tidak ditanya ''kenapa dan bagaimana?''. Hal ini boleh ditanyakan kepada furu' ''kenapa''? Kalau sudah ada qiyas furu' kepada asal maka itu adalah suatu dalil (hujah)

tidak diterima hadits tersebut, karena dicurigai bahwa perawi yang digugurkan tersebut "cacat"... tetapi pada riwayat Said ibn Musayyab, sebagaimana yang guru SDG bilang, kebiasaannya yang digugurkan adalah mertua beliau (mertua Sa'id) yaitu Abi Hurairah (kalau tidak salah), maka sudah tentu orang tersebut tidak lagi dicurigai... (Fardin Faard)

imam syafii tidak menerima hadits munqothi kecuali munqothinya said ibnu musayyab itu termaktub dalam al umm. mengenai alasannya seperti yang disampaikan oleh tgk sisa dan diperjelas oleh tgk Fardin Faard. (Solihin Gubes)
Kaum Sarungan, 26 September 2012